
Akhirnya bisa nonton Terminator Salvation (T4) juga… Dan seperti yang udah banyak diomongin, film ini action-nya keren, tapi ceritanya minim. Tapi di sini aku nggak bahas film T4 ini aja, tapi malah pengen bahas soal cerita Terminator secara keseluruhan sejak The Terminator (T1) sampai T4 ini.
Kejanggalan di T2
Kalo kita lihat lebih teliti keempat film Terminator, kita sudah bisa menemukan kejanggalan sejak dirilisnya T2 pada tahun 1991. Padahal film ini banya dianggap terbaik karena masih dikerjakan langsung oleh James Cameron.
Film T1 dirilis tahun 1984 dengan setting waktu yang sama dengan rilisnya film yaitu 1984. Film T2 dirilis tahun 1991. Setting film T2 ini nggak dibicarakan di dalam film. Mungkin kebanyakan penonton menganggap bahwa setting film juga sesuai tahun rilis film yaitu 1991. Apalagi di awal film T2 dikatakan bahwa Judgment Day akan terjadi tanggal 29 Agustus 1997. Jadi, orang banyak yang anggap bahwa T1000 dikirim pada tahun 1991. Kita setuju bahwa kejadian di T2 membuat Judgment Day tertunda (postponed), tapi logikanya kejadian di T2 harus terjadi sebelum tanggal 22 Agustus 1997.
Dan sayangnya, itu ternyata salah. T101 pertama dikirm tahun 1984, saat itu Sarah Connor baru hamil. Jadi John Connor baru lahir tahun 1985. Kejadian T2 terjadi ketika John berusia 13 tahun yang berarti tahun 1998. Nggak mungkin banget kan kejadian di tahun 1998 menunda kejadian yang sudah terjadi di tahun 1997.
Orang kebanyakan menganggap bahwa kejadian T2 itu terjadi di tahun 1991, padahal tahun 1991, John masih berumur 6 tahun.
James Cameron sendiri tampaknya mengharap kejadian di T2 ini berlangsung di tahun 1994. Kenapa? Karena dia menggambarkan dari awal film T2 bahwa Terminator ini dikirim dari tahun 2029. Dan ketika John tanya ke T101 siapa yang mengirim T101, maka dijawab bahwa John yang mengirim 35 tahun kemudian. Berarti masa itu adalah 35 tahun sebelum tahun 2029 yang berarti tahun 1994. James mengira tahun 1994 lebih realistis karena Judgment Day terjadi tahun 1997. Namun dia lupa kalo tahun 1994, John barus berusia 9 tahun.
Kapan Judgment Day Terjadi?
Seperti yang sudah aku sebut di atas, Judgment Day (JD) seharusnya terjadi tahun 1997. Dan karena proyek Cyberdyne lalu dihancurkan, JD tertunda. Kejadian JD baru bener-bener terjadi di T3. Namun sayang, sepanjang film T3, sama sekali nggak disebutin setting film tersebut yang berarti kita juga nggak tahu kapan JD terjadi.
Namun kita bisa kira-kira bahwa JD terjadi di atas tahun 2003 dan sebelum tahun 2018. Di atas tahun 2003 karena di T4 digambarkan bahwa Marcus dieksekusi di tahun 2003 dan saat itu belum JD. Sebelum tahun 2018 karena setting T4 adalah tahun 2018 dan saat itu sudah terjadi JD.
Kita memang nggak bisa tahu pasti kapan JD terjadi. Di awal T4 pun hanya disebutin “awal abad 21” tanpa menyebut tahun yang pasti.
Kapan Kyle Reese Dikirim?
Kyle Reese dikirim tahun 2029 di saat sejarah menyatakan bahwa JD terjadi tahun 1997. Namun di saat sejarah berubah karena JD tertunda, apakah Kyle Reese tetap harus dikirim tahun 2029, rasanya itu terserah si pembuat cerita, toh sejarah memang sudah berubah. Yang pasti, saat dikirim, Kyle Reese seharusnya masih belum tahu bahwa dia adalah ayah dari John. Dan tugas Kyle pada dasarnya adalah menyelamatkan Sarah, bukan menghamili Sarah.
Soal Kyle ini, ada juga sedikit kejanggalan di T4. Ketika John bercerita ke Marcus tentang Sarah dan Kyle sebagai ayah ibunya, tiba-tiba Marcus bilang bahwa dia baru bertemu Kyle. Padahal Marcus seharusnya belum tahu kalo ayahnya John berusia lebih muda karena nanti dikirim ke masa lalu. Kalo dia baru bertemu anak muda bernama Kyle Reese, Marcus harusnya tetap nggak tahu kalo Kyle yang ditemui itu sama dengan Kyle yang merupakan ayahnya John.
Kapan Mesin Waktu Ditemukan?
Hal ini nggak pernah disinggung dalam film Terminator. Bagaimana wujud mesin waktu, siapa yang menemukan pertama apakah dari pihak Skynet atau manusia, dan kapan mesin waktu ditemukan itu terus menjadi pertanyaan. Istilah komputer, robot, mesin atau Skynet dalam hal ini berarti sama.
Yang jelas pengiriman terminator di T1 (Kyle Reese dan T101) dan T2 (T101 dan T1000) sama-sama terjadi di tahun 2029. Sedangkan pengiriman terminator di T3 (T850 dan T-X) terjadi setelah tahun 2032 atau setelah John tewas.
Dari barisan waktu tersebut, kita bisa ambil kesimpulan bahwa tahun 2029, terjadi perkembangan teknologi yang luar biasa cepat. Dari pihak Skynet, awalnya belum bisa bua T1000, tapi di tahun yang sama Skynet sudah bisa membuat T1000. Di pihak manusia sendiri, awalnya belum bisa memprogram ulang (reprogram) T101, tapi kemudian di tahun yang sama sudah bisa reprogram T101.
Karena cepatnya perkembangan teknologi di tahun ini, makanya sangat mungkin kalo mesin waktu itu sendiri ditemukan di tahun ini.
Robot Tercanggih
Sebelum kita nilai mana yang lebih canggih, lebih baik kita kenali dulu robot-robot yang ada di Terminator. Tapi yang kita bahas cuma yang berbentuk manusia aja, jadi kita nggak bahas soal Moto-Terminator, Hydrobot, Aerostat, Harvester atau yang lain.
Secara bentuk, entah kenapa Skynet masih menyukai bentuk seperti manusia. Mungkin bentuk ini dianggap lebih pintar dalam memburu manusia. Bahkan kantor Skynet di tahun 2018 pun masih humanistis. Ada pintu dengan tombol PIN, lorong, ruangan ber-AC (tampaknya) dan keyboard touchscreen. Dari desain itu, tampaknya Skynet masih pengen semua hasil budayanya masih seperti hasil budidaya manusia. Hehe semakin kacau nih tulisan… ngayal banget!!
Robot T600: adalah robot berkerangka manusia tapi dibiarkan telanjang tanpa daging. Robot ini semacam jadi figuran ketika para robot bergerilya mencari manusia setelah judgment day. Kita lihat robot ini sejak T1 sampai T4. Semuanya selalu jadi figuran. Robot pembunuh ini selalu membawa senapan otomatis atau senjata laser. Cara menghancurkan robot ini adalah dengan menembaknya di bagian kepala. Cara membunuh robot ini ditunjukkan di T4 ketika John menembak T600 di bawah kaki helikopter atau menjatuhinya dengan benda besar dan berat.
Robot T101: adalah robot pertama yang kita lihat di film T1. Robot T101 ini sebenarnya bisa kita anggap sama dengan T800 dan T850. Robot ini punya rangka logam keras dengan dibalut dengan jaringan hidup (cybernetic organism). Robot ini kita lihat di T1 sampai T3 yang merupakan kiriman dari tahun 2029 ke atas. Robot ini cocok untuk menipu manusia karena mempunyai bentuk yang sama dengan manusia. Setidaknya mulai yahun 2029, manusia berhasil memprogram ulang robot ini untuk membela manusia.
Robot T1000: adalah robot dengan komposisi logam cair. Kita lihat robot ini di T2. Meski bisa membalut tubuhnya dengan baju sesuai keinginannya, robot ini seperti robot yang lain, muncul pertama kali dengan telanjang. Baru ketika bertemu orang lain yang kebetulan polisi, T1000 langsung menduplikat pakaian polisi. Robot ini semacam mempunyai program di setiap sel-nya. Meski terpisah, bagian-bagian robot ini selalu tahu siapa dirinya. Mungkin chip-nya diprogram layaknya DNA manusia.
Kelebihan T1000 adalah bisa meniru tubuh siapa saja beserta pakaiannya dengan warna yang dikehendaki. Dan karena tanpa rangka, robot ini juga bisa memipihkan badannya di lantai sehingga kehadirannya nggak terlihat. T1000 tidak mempunyai senjata yang tertanam (bawaan), namun tangannya bisa dibentuk apa saja misalnya senjata tajam. Robot ini baru dibuat tahun 2029 dan langsung dikirim ke masa lalu untuk membunuh John Connor remaja. Belum pernah diketahui robot ini bisa diprogram ulang oleh manusia. Inilah mengapa ketika Skynet mengirim T-X ke masa lalu, manusia tetap mengirim T800, bukan T1000.
Robot T-X: Robot ini paling canggih dari sisi tahun pembuatan. Robot ini dibuat di atas tahun 2032. T-X merupakan robot pertama yang didesain dengan tubuh wanita. Robot ini gabungan antara T101 dengan T1000 plus ditambahi banyak kecanggihan yang lain. T-X mempunyai rangka seperti T101, namun, rangka ini nggak dibalut dengan jaringan hidup namun dibalut dengan logam cair seperti T1000.
T-X ini juga mempunyai software yang jauh lebih canggih dari pendahulunya karena bisa memprogram ulang robot lain. Selain itu, rangka di dalam logam cairnya itu dilengkapi dengan berbagai senjata berupa senjata api atau peralatan “tukang” lainnya. Jadi biarpun cewek robot ini bisa mengerjakan pekerjaan tukang karena punya gergaji dan las. Sama dengan T1000, robot ini nggak bisa kotor karenapenampilannya selalu bisa diperbarui oleh logam cair yang dimilikinya.
Dan yang paling konyol adalah ketika T-X menoleh menatap dirinya berjalan di kaca kamar mandi ketika sedang bertarung dengan T800. Seakan-akan, T-X ingin berkaca dan melihat penampilannya sendiri. Wah… ini robot bener-bener diberi unsur feminim! Hahaha…
Sama seperti T1000, meski bisa membuat baju dan mengatur rambut sendiri, T-X dikirim dalam kondisi telanjang dengan rambut berantakan. Baru ketika bertemu wanita lain, dia meniru gaya berpakaian dan juga rambutnya. Seandainya dia pertama kali bertemu dengan ibu-ibu kondangan, bisa jadi T-X mengubah rambutnya dengan gaya konde… hehehe…
Meski punya banyak kelebihan dibanding T1000 karena punya banyak senjata, namun dia punya satu kelemahan dibanding T1000 yaitu nggak bisa merubah bentuk seenaknya karena dia mempunyai rangka.
Robot terakhir adalah cyborg atau robot penyusup. Robot baru hanya ada 1 unit yaitu Marcus, terpidana mati yang badannya dihidupkan kembali dengan rangka robot. Robot ini masih berpikir layaknya manusia karena masih punya hati nurani. Robot ini nggak jauh beda dengan T101 namun pikirannya pake pikiran manusia dan nggak bisa diprogram oleh Skynet.
Dari tulisan di atas, kita bisa ambil kesimpulan bahwa robot yang paling canggih adalah T-X atau Terminatrix karena peralatannya yang sangat lengkap.
Film Fiksi
Film Terminator merupakan salah satu film fiksi ilmiah yang banyak disuka. Logika baru yang dibangun cukup kuat sehingga franchise film ini dipercaya terus laku untuk dijual. Namun dari semua khayalannya soal teknologi, sebenarnya yang paling nggak masuk akal atau yang paling fiksi adalah mesin waktu itu sendiri. Namun, karena kebanyakan orang sudah akrab dengan istilah mesin waktu, makanya detil mesin waktu malah nggak pernah disinggung.
Memang kita sudah dibuat biasa mendengar mesin waktu. Ini yang membuat kita nggak terlalu ambil pusing dengan adanya mesin waktu. Film Back To The Future pun laris manis tanpa harus peduli bahwa mesin waktu itu nggak mungkin banget. Yang perlu kita sadari bahwa semua yang terjadi dalam film ini sangat mungkin terwujud dengan kemajuan teknologi manusia kecuali ya mesin waktu itu sendiri.
Namun, jika banyak yang banding-bandingin film ini dengan Transformer hanya karena sama-sama nampilin robot, aku nggak setuju. Cerita di Transformer menurutku porsinya buat anak-anak. Kalo ngomongin bedanya cerita anak-anak sama dewasa itu sama dengan ngomongin bedanya Batman sebelum dan sesudah era Christian Bale.
Mojokerto, 10 Juni 2009
Hasyim MAH
hasyimmah.wordpress.com